Welcome! Come n Join Us (•ˆ⌣ˆ•)

Melihat betapa marak acara, seminar, dan buku-buku motivasi di pasaran, tidak salah jika kita menyimpulkan bahwa hari-hari ini makin banyak orang haus akan motivasi.
Namun, berapa banyak yang menyadari bahwa dirinya pun sebenarnya bisa memotivasi? Apakah posisi Anda adalah pemimpin atau staf, keberadaan Anda juga seharusnya bisa memotivasi orang-orang di sekitar Anda untuk menjadi lebih positif.
Bukan saatnya lagi hanya menerima. Jadilah motivator untuk sekeliling Anda melalui setiap karya desain dan kreatifitas Anda! Ijinkan kami berkarya atas masalah desain anda dan pastinya sesuai keinginan dan angan anda, because we are your design solutions
Tepat waktu adalah komitmen kami karna waktu akan berjalan terus, dia akan melewati kami jika kami tidakmemepergunakannya dengan baik.
Sebagaimana diketahui, dunia karir saat ini semakin penuh dengan persaingan, risiko, peluang, serta hambatan. Jadilah motivator!

Rabu, 29 Februari 2012

Asal Bapak Senang

Jika kamu seorang pekerja atau seorang staf dalam sebuah perusahaan, ini adalah soal menghargai atasan! Menghargai atasan jelas beda jauh dengan menjilat atasan. Jadi jangan berpikir bahwa saya sedang mengajak kamu untuk menyenangkan atasan secara berlebihan dengan tendensi-tendensi tertentu. Sejujurnya saya sendiri juga sebal jika melihat seorang karyawan melakukan aksi "Asal Bapak Senang". Senyum yang dibuat-buat, ekspresi wajah yang sengaja dimanis-maniskan, tertawa berlebihan saat mendengar lelucon atasan yang sama sekali tidak lucu, padahal sebenarnya ia tidak melakukan semuanya itu dengan ketulusan.

Menghargai atasan berarti kita menaruh respek dan kepercayaan terhadap seseorang sebagai atasan kita. Kita melakukan pekerjaan dengan kualitas kerja terbaik karena ada value, baik itu bagi kemajuan perusahaan yang notabene telah menggaji kita, selain itu juga baik bagi kemajuan diri. Bukan sekedar kita ingin atasan tersenyum lebar dan tertawa senang. Jika motivasi kita hanya asal bapak senang, maka kualitas kerja kita akan menjadi berubah seratus delapan puluh derajat saat atasan sedang tidak bersama dengan kita. Seperti pepatah kuno berkata, kucing pergi tikus berpesta!

Lakukan pekerjaan dengan kualitas terbaik, entahkah atasan bersama kamu atau tidak! Itulah orang yang benar-benar menghargai atasan. Untuk melihat seperti apa kamu yang sebenarnya dalam pekerjaan tidaklah terlalu sulit, yaitu ketika tak ada atasan yang mengawasi kamu! Saya tahu persis rasanya jadi seorang atasan. Seorang atasan akan tahu apakah pekerjanya itu benar-benar menaruh respek dan menghargainya dengan sungguh-sungguh, ataukah ia hanya sekedar cari muka saja. Semakin kita menghargai atasan dengan sungguh-sungguh, maka ia juga akan menghargai kita. Namun sebaliknya jika kita melakukan aksi Asal Bapak Senang, maka ia akan "mentertawakan" kekonyolan sikap kita dan semakin kehilangan respek atas kita. Bagaimanapun juga nilai ketulusan akan terus berlaku!
Menghargai didasari dengan ketulusan, menjilat didasari dengan kepalsuan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar